Beli di aplikasi dan dapatkan promo menarik

Blog

| Content Writer

Yuk, Simak Tips Membuat CV yang Menarik agar ‘Dilirik’ HRD

Kamu ingin tahu cara membuat CV yang menarik dan bisa meningkatkan kemungkinan untuk dipanggil interview kerja? Kalau iya, yuk simak tips membuat CV di bawah ini.

Curriculum vitae atau CV adalah dokumen berisi daftar riwayat kerja yang wajib dibuat untuk melamar pekerjaan. Untuk kamu yang baru lulus kuliah atau fresh graduate dan belum memiliki pengalaman kerja, CV juga wajib dibuat dan bisa diisi dengan pengalaman organisasi.

Saat ini CV juga seolah menjadi salah satu ‘kunci’ utama yang harus dibuat dengan menarik agar kemungkinan kamu dipanggil interview kerja semakin besar.

Karena selain surat lamaran kerja, CV akan menjadi hal kedua yang dipertimbangkan HRD sebelum memutuskan apakah seseorang bisa lanjut mengikuti tahap interview atau tidak.

Tips Membuat CV yang Menarik

Agar CV yang kamu buat bisa menarik perhatian HRD dan meningkatkan kemungkinan di terima kerja. Yuk simak tips membuat CV berikut ini.

1. Buat CV dengan singkat dan padat

Jika selama ini kamu merasa bahwa CV harus panjang hingga berjumlah lebih dari tiga halaman, kamu salah. Karena saat ini CV yang baik adalah CV yang singkat, padat, jelas, dan tidak bertele-tele. Bahkan saat ini ada CV yang memiliki panjang satu halaman saja.

Hal ini karena faktanya rata-rata HRD hanya melihat CV selama 30 detik sebelum memutuskan memanggil kandidat untuk proses interview.

Untuk itu, kamu wajib membuat buat CV yang seringkas mungkin dan sepadat mungkin. Caranya dengan memasukkan informasi penting dan tidak menggunakan kalimat yang bertele-tele.

2. Gunakan kata yang mudah dimengerti

Sebanyak apapun pengalaman kerja atau organisasi yang kamu punya, CV kamu tidak akan dilirik HRD jika menggunakan kata yang sulit dimengerti. Oleh karena itu, saat menulis CV pastikan kamu menggunakan kata-kata yang formal dan umum digunakan sehari-hari.

Saat membuat CV kamu juga bisa bebas memilih, ingin menggunakan bahasa Indonesia, bahasa Inggris, atau bahasa asing lainnya. Namun, pastikan kamu menggunakan satu bahasa saja dalam satu CV, jangan sampai kamu mencampur dua bahasa. Karena menggunakan dua bahasa akan tampak tidak profesional.

Selain itu, umumnya saat membuat CV kamu harus membuat rangkuman yang berisi tentang pengalaman kerja (jika ada) atau pengalaman organisasi, dan minat kamu dalam bidang tertentu, misalnya bidang media sosial, IT, atau menulis.

Jika kamu belum memiliki pengalaman kerja, kamu bisa mencantumkan pengalaman organisasi yang berhubungan dengan industri pekerjaan yang ingin dilamar. Rangkuman ini biasanya terletak di bagian atas CV setelah foto.

Dalam rangkuman inilah, kamu harus bisa menggunakan kata yang mudah di mengerti dan kalimat yang efektif.

3. Masukkan informasi yang penting saja

Tips lain yang bisa kamu praktikkan untuk membuat CV adalah masukkan informasi yang penting saja, misalnya kontak, riwayat pendidikan, pengalaman organisasi, pengalaman kerja, dan keahlian yang dimiliki.

Untuk kamu yang baru lulus kuliah, gak perlu khawatir kalau belum memiliki pengalaman kerja. Karena kamu bisa memasukkan pengalaman magang. Jika kamu tidak memiliki pengalaman magang, coba masukkan pengalaman organisasi yang selama kuliah kamu ikuti.

Bila perlu, masukkan pengalaman organisasi yang relevan dengan bidang kerja tujuan. Misalnya jika kamu ingin bekerja di media, masukkan pengalaman organisasi saat bergabung dengan pers kampus. Karena hal ini akan menjadi nilai tambah tersendiri untuk kamu.

Selain itu, jika kamu pernah magang coba jelaskan dengan singkat pekerjaan apa yang kamu lakukan.

4. Pakai foto yang formal

Saat ini kamu mungkin melihat beberapa orang menggunakan foto yang relatif informal atau malah sangat santai di CV mereka. Padahal hal ini kurang baik dilakukan lho. Karena bagaimanapun juga CV merupakan salah satu dokumen resmi untuk melamar pekerjaan.

Jadi, pastikan kamu menggunakan foto dengan menggunakan baju yang resmi, latar belakang polos, dan pose yang resmi.

5. Cantumkan kontak yang masih aktif

Mencantumkan kontak yang masih aktif juga merupakan salah satu hal yang gak boleh kamu lewatkan. Karena sayang banget kan, jika kamu gagal mendapatkan panggilan interview hanya karena kontak yang kamu masukkan salah atau sudah tidak aktif.

Selain itu, jangan lupa juga untuk mencantumkan kontak yang penting saja, seperti nomor ponsel, email, dan profil linkedin. Untuk email, pastikan kamu menggunakan nama email yang profesional ya, misalnya dengan menggunakan nama lengkap atau singkatan nama. Hindari memasukkan kontak yang kurang penting, seperti akun media sosial.

Nah, itu tadi beberapa tips membuat CV yang bisa kamu praktikkan.

Ikuti webinar Bedah CV Bareng, Yuk! “Tembus Interview Kerja”

Untuk yang kamu ingin tahu informasi lebih detail tentang cara membuat CV yang menarik dari ahlinya, yuk ikut webinar kolaborasi Pijar Mahir x Job2Go, Bedah CV Bareng, Yuk! “Tembus Interview Kerja”.

Karena di webinar ini, kamu akan mendapatkan informasi mengenai cara membuat CV yang menarik, apakah desain bisa memengaruhi CV, dan hal apa aja yang harus dihindari saat membuat CV, langsung dari ahlinya yaitu Astrid Noviasari selaku Recruitment Team Pijar Indonesia.

Tapi gak cuma itu aja, karena di webinar ini kamu juga akan mendapatkan info tentang cara membuat portofolio yang bisa menjadi nilai tambah saat melamar kerja.

Jadi, kemungkinan kamu tembus interview kerja akan semakin besar. Menarik banget kan. Makanya yuk segera daftar Webinar kolaborasi Pijar Mahir x Job2Go yang akan diadakan pada hari Rabu, 22 September 2021 pukul 16.00-17.30, melalui link bit.ly/bedah-cv-bareng . Sssst, webinar ini juga tidak dipungut biaya apapun lho alias gratis.Kamu ingin tahu cara membuat CV yang menarik dan bisa meningkatkan kemungkinan untuk dipanggil interview kerja? Kalau iya, yuk simak tips membuat CV di bawah ini.

Curriculum vitae atau CV adalah dokumen berisi daftar riwayat kerja yang wajib dibuat untuk melamar pekerjaan. Untuk kamu yang baru lulus kuliah atau fresh graduate dan belum memiliki pengalaman kerja, CV juga wajib dibuat dan bisa diisi dengan pengalaman organisasi.

Saat ini CV juga seolah menjadi salah satu ‘kunci’ utama yang harus dibuat dengan menarik agar kemungkinan kamu dipanggil interview kerja semakin besar.

Karena selain surat lamaran kerja, CV akan menjadi hal kedua yang dipertimbangkan HRD sebelum memutuskan apakah seseorang bisa lanjut mengikuti tahap interview atau tidak.

Tips Membuat CV yang Menarik

Agar CV yang kamu buat bisa menarik perhatian HRD dan meningkatkan kemungkinan di terima kerja. Yuk simak tips membuat CV berikut ini.

1. Buat CV dengan singkat dan padat

Jika selama ini kamu merasa bahwa CV harus panjang hingga berjumlah lebih dari tiga halaman, kamu salah. Karena saat ini CV yang baik adalah CV yang singkat, padat, jelas, dan tidak bertele-tele. Bahkan saat ini ada CV yang memiliki panjang satu halaman saja.

Hal ini karena faktanya rata-rata HRD hanya melihat CV selama 30 detik sebelum memutuskan memanggil kandidat untuk proses interview.

Untuk itu, kamu wajib membuat buat CV yang seringkas mungkin dan sepadat mungkin. Caranya dengan memasukkan informasi penting dan tidak menggunakan kalimat yang bertele-tele.

2. Gunakan kata yang mudah dimengerti

Sebanyak apapun pengalaman kerja atau organisasi yang kamu punya, CV kamu tidak akan dilirik HRD jika menggunakan kata yang sulit dimengerti. Oleh karena itu, saat menulis CV pastikan kamu menggunakan kata-kata yang formal dan umum digunakan sehari-hari.

Saat membuat CV kamu juga bisa bebas memilih, ingin menggunakan bahasa Indonesia, bahasa Inggris, atau bahasa asing lainnya. Namun, pastikan kamu menggunakan satu bahasa saja dalam satu CV, jangan sampai kamu mencampur dua bahasa. Karena menggunakan dua bahasa akan tampak tidak profesional.

Selain itu, umumnya saat membuat CV kamu harus membuat rangkuman yang berisi tentang pengalaman kerja (jika ada) atau pengalaman organisasi, dan minat kamu dalam bidang tertentu, misalnya bidang media sosial, IT, atau menulis.

Jika kamu belum memiliki pengalaman kerja, kamu bisa mencantumkan pengalaman organisasi yang berhubungan dengan industri pekerjaan yang ingin dilamar. Rangkuman ini biasanya terletak di bagian atas CV setelah foto.

Dalam rangkuman inilah, kamu harus bisa menggunakan kata yang mudah di mengerti dan kalimat yang efektif.

3. Masukkan informasi yang penting saja

Tips lain yang bisa kamu praktikkan untuk membuat CV adalah masukkan informasi yang penting saja, misalnya kontak, riwayat pendidikan, pengalaman organisasi, pengalaman kerja, dan keahlian yang dimiliki.

Untuk kamu yang baru lulus kuliah, gak perlu khawatir kalau belum memiliki pengalaman kerja. Karena kamu bisa memasukkan pengalaman magang. Jika kamu tidak memiliki pengalaman magang, coba masukkan pengalaman organisasi yang selama kuliah kamu ikuti.

Bila perlu, masukkan pengalaman organisasi yang relevan dengan bidang kerja tujuan. Misalnya jika kamu ingin bekerja di media, masukkan pengalaman organisasi saat bergabung dengan pers kampus. Karena hal ini akan menjadi nilai tambah tersendiri untuk kamu.

Selain itu, jika kamu pernah magang coba jelaskan dengan singkat pekerjaan apa yang kamu lakukan.

4. Pakai foto yang formal

Saat ini kamu mungkin melihat beberapa orang menggunakan foto yang relatif informal atau malah sangat santai di CV mereka. Padahal hal ini kurang baik dilakukan lho. Karena bagaimanapun juga CV merupakan salah satu dokumen resmi untuk melamar pekerjaan.

Jadi, pastikan kamu menggunakan foto dengan menggunakan baju yang resmi, latar belakang polos, dan pose yang resmi.

5. Cantumkan kontak yang masih aktif

Mencantumkan kontak yang masih aktif juga merupakan salah satu hal yang gak boleh kamu lewatkan. Karena sayang banget kan, jika kamu gagal mendapatkan panggilan interview hanya karena kontak yang kamu masukkan salah atau sudah tidak aktif.

Selain itu, jangan lupa juga untuk mencantumkan kontak yang penting saja, seperti nomor ponsel, email, dan profil linkedin. Untuk email, pastikan kamu menggunakan nama email yang profesional ya, misalnya dengan menggunakan nama lengkap atau singkatan nama. Hindari memasukkan kontak yang kurang penting, seperti akun media sosial.

Nah, itu tadi beberapa tips membuat CV yang bisa kamu praktikkan.

Ikuti webinar Bedah CV Bareng, Yuk! “Tembus Interview Kerja”

Untuk yang kamu ingin tahu informasi lebih detail tentang cara membuat CV yang menarik dari ahlinya, yuk ikut webinar kolaborasi Pijar Mahir x Job2Go, Bedah CV Bareng, Yuk! “Tembus Interview Kerja”.

Karena di webinar ini, kamu akan mendapatkan informasi mengenai cara membuat CV yang menarik, apakah desain bisa memengaruhi CV, dan hal apa aja yang harus dihindari saat membuat CV, langsung dari ahlinya yaitu Astrid Noviasari selaku Recruitment Team Pijar Indonesia.

Tapi gak cuma itu aja, karena di webinar ini kamu juga akan mendapatkan info tentang cara membuat portofolio yang bisa menjadi nilai tambah saat melamar kerja.

Jadi, kemungkinan kamu tembus interview kerja akan semakin besar. Menarik banget kan. Makanya yuk segera daftar Webinar kolaborasi Pijar Mahir x Job2Go yang akan diadakan pada hari Rabu, 22 September 2021 pukul 16.00-17.30, melalui link bit.ly/bedah-cv-bareng . Sssst, webinar ini juga tidak dipungut biaya apapun lho alias gratis.

Artikel Lainnya

©2020-2022 Pijar Mahir. All Right Reserved